Peran ASEAN Dalam Manajemen Konflik Perbatasan Regional

Studi Kasus Ambalat Antara Indonesia Dan Malaysia

  • Siti Rabbani Hakim Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Yusnaldi Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Arifuddin Uksan Universitas Pertahanan Republik Indonesia
  • Rachmat Setiawibawa Universitas Pertahanan Republik Indonesia
Keywords: ASEAN, Manajemen Konflik, Ambalat, Indonesia-Malaysia, Stabilitas Regional

Abstract

Sengketa Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia, yang dipicu oleh klaim tumpang tindih atas wilayah kaya sumber daya , mengancam stabilitas regional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, mekanisme, dan efektivitas ASEAN dalam mengelola konflik tersebut. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan analisis dokumen dan studi pustaka, penelitian ini mengkaji fenomena dari perspektif ASEAN Way, liberal institusionalisme, dan manajemen konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN berperan sebagai fasilitator melalui pendekatan “ASEAN Way” yang mengedepankan dialog informal, non-intervensi, dan konsensus. Meskipun efektivitas ASEAN dalam penyelesaian akhir terbatas oleh prinsip non-intervensi, perannya sebagai platform (sesuai pandangan liberal institusionalisme) terbukti berhasil mencegah eskalasi konflik terbuka dan menjaga stabilitas kawasan.

Published
2025-11-17
How to Cite
Rabbani Hakim, S., Yusnaldi, Uksan, A., & Setiawibawa, R. (2025). Peran ASEAN Dalam Manajemen Konflik Perbatasan Regional: Studi Kasus Ambalat Antara Indonesia Dan Malaysia. CITACONOMIA : Economic and Business Studies, 4(04), 88-100. https://doi.org/10.63922/citaconomia.v4i04.2520