Digitalisasi Protokol Negara: Kerangka Konseptual untuk Hubungan Masyarakat Pemerintah di Perusahaan Milik Negara (Kasus PT Pertamina Persero)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pergeseran paradigma keprotokolan pada Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) strategis yang dituntut untuk menjaga marwah negara di tengah arus digitalisasi
yang masif. PT Pertamina (Persero), sebagai representasi kedaulatan energi nasional, menghadapi tantangan
dalam menyinkronkan regulasi protokol yang kaku dengan dinamika komunikasi digital yang instan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi konseptual melalui analisis literatur
sistematis dan tinjauan dokumen korporat untuk merumuskan model komunikasi yang adaptif. Hasil penelitian
memperkenalkan model "Protokol Adaptif" yang bertumpu pada tiga pilar utama: Digital Etiquette, Virtual
Presence, dan Hybrid Ceremonial. Implementasi model ini terbukti mampu meminimalisir deviasi operasional
melalui sistem koordinasi real-time dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan tingkat tinggi.
Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa reposisi fungsi keprotokolan sebagai aset strategis Government
Public Relations (GPR) efektif dalam memitigasi risiko politik dan memperkuat legitimasi institusional. Sinergi
antara tradisi birokrasi yang formal dan inovasi teknologi digital menjadi kunci bagi BUMN strategis untuk
mempertahankan wibawa institusi di ruang siber. Model ini direkomendasikan sebagai standar operasional
baru bagi perusahaan negara lainnya dalam menavigasi kompleksitas diplomasi korporat di era keterbukaan
informasi.









Contact Person +62 856-3636-289
Email : editor.citaconomia@gmail.com