Pemanfaatan Olahan Mbote Menjadi Keripik Mbote di Desa Pabean Sedati Kabupaten Sidoarjo

  • Mufaizah Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Yuliastutik Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Sholehuddin Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Dwi Muniarti Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Rosikhul Islam Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Aris Nurullah Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Nihro Afandi Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Afif Amrullah Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Moh. Sueb Fakultas Agama Islam, Universitas Sunan Giri Surabaya
Keywords: pemanfaatan, kripik bothe, olahan bothe

Abstract

Tumbuhan mbote (talas) termasuk dalam jenis umbi – umbian yang tumbuh subur di Jawa, talas yang punya nama ilmiah Colocasia Esculenta diyakini sebagai tanaman asli dari Asia Tenggara dan India Selatan. Tanaman ini bisa tumbuh subur di sepanjang musim, jika dahulu talas diolah dengan cara direbus saja, kini sudah banyak olahan talas menjadi kue basah, kue kering hingga keripik mbote. Rumusan masalah yaitu 1). Bagaimanakah cara memperkenalkan keripik mbote kepada masyarakat 2). Bagaimana strategi penjualan keripik mbote di masa pandemic. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merubah mindset penjual tentang potensi mbote yang bisa dikembangkan dengan inovasi kekinian agar lebih menarik bagi konsumen dan mampu berdayasaing dalam sebuah kemasan yang baik. Metode kegiatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR)  merupakan model pendekatan dalam pengembangan masyarakat yang berbasis masalah dengan tujuan membawa perubahan (transformation) nilai sosial di masyarakat. Hasil yang ditemukan bahwa terdapat rasa putus asa bagi seorang pedagang mbote disaat musim pendami, semangat kerjanya menurun imbas dari situasi ekonomi yang tidak menentu  Pada situasi seperti itu harus ada inovasi dan suntikan informasi bagi pedagang mbote agar bisa lepas dari situasi yang berakibat buruk bagi kondisi ekonomi keluarga. Kesimpulan PKM sebagai berikut: Membantu meningkatkan nilai ekonomis dari produksi keripik mbote agar lebih menarik dan mudah diingat oleh konsumen. Meningkatkan rasa semangat pemilik usaha keripik mbote yang semula biasa saja menjadi lebih semangat untuk memproduksi.

Published
2024-07-15
How to Cite
Mufaizah, Yuliastutik, Sholehuddin, Muniarti, D., Islam, R., Nurullah, A., Afandi, N., Amrullah, A., & Moh. Sueb. (2024). Pemanfaatan Olahan Mbote Menjadi Keripik Mbote di Desa Pabean Sedati Kabupaten Sidoarjo. CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(01), 11-22. https://doi.org/10.63922/citakarya.v2i01.1038
Section
Articles