Implementasi Kurikulum Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di RT 03/RW 08 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang

  • Zulkifli Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Nasrullah Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Milana Abdillah Subarkah Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Erpin Harahap Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Syaufa Ramadhan Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Pramesty Kusumaning Palupi Universitas Muhammadiyah Tangerang
  • Rezki Fauziah Universitas Muhammadiyah Tangerang
Keywords: Kurikulum Masyarakat, Kesadaran Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Bank Sampah, Pendidikan Islam, Pengelolaan Sampah, Kota Tangerang

Abstract

Permasalahan sampah pada tingkat permukiman tidak semata-mata berkaitan dengan keterbatasan sarana pengangkutan atau tempat pembuangan akhir, tetapi juga berhubungan dengan pengetahuan, sikap, kebiasaan, norma sosial, serta kapasitas masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. Artikel ini bertujuan menganalisis dan merumuskan implementasi kurikulum berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah di RT 03 RW 08 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kasus dan analisis dokumen, dengan mengintegrasikan perspektif pendidikan lingkungan, partisipasi masyarakat, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, pendidikan karakter, serta ekopedagogi Islam. Proses implementasi dirancang melalui tahapan pemetaan masalah, penyusunan materi, pendidikan lingkungan, integrasi nilai keislaman, praktik pemilahan, penguatan kelembagaan bank sampah, monitoring, dan evaluasi partisipatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kurikulum pengelolaan sampah di tingkat RT perlu dipahami sebagai proses pendidikan sosial yang berlangsung melalui pengalaman nyata, bukan sekadar penyampaian informasi. Bank sampah berpotensi menjadi instrumen pendidikan sekaligus ekonomi sirkular, tetapi manfaatnya akan terbatas apabila partisipasi warga hanya didorong oleh insentif ekonomi. Integrasi nilai kebersihan, amanah, khalifah, larangan membuat kerusakan, serta tanggung jawab sosial dalam pendidikan Islam dapat memperkuat legitimasi moral program. Artikel ini menawarkan model implementasi yang menghubungkan rumah tangga, RT/RW, bank sampah, lembaga keagamaan, dan kebijakan pendidikan sehingga pengelolaan sampah berkembang menjadi budaya lingkungan yang berkelanjutan.

Published
2026-08-19
How to Cite
Zulkifli, Nasrullah, Milana Abdillah Subarkah, Erpin Harahap, Syaufa Ramadhan, Pramesty Kusumaning Palupi, & Rezki Fauziah. (2026). Implementasi Kurikulum Peningkatan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di RT 03/RW 08 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(03), 54-66. https://doi.org/10.63922/citakarya.v4i03.6160