Development Strategies For The Sustainable Of Cocoa Through Certification Programs And Their Impact On Farmers’ Incomes In Palolo District, Sigi Regency
Abstract
This research objectives was: (1) to explore and analyze sustainability strategies in the cocoa certification program; and (2) to determine the effect of the sustainable cocoa certification program on farmers' income. The data analysis methods used in this study were: (1) SWOT Analysis, and (2) Multiple Linear Regression Analysis. The results showed that, based on the evaluation of the IFAS and EFAS factors, the highest score among the four factors was the internal strength factor, with a score of 2.01, while the lowest score was the threat factor, with a score of 1.00. This can be explained as follows: (1) The representing the standard value when variable X equals zero, or the value of Y before being influenced by the independent variables studied. (2) The negative relationship and a negative effect of 28.0% on cocoa farmers' income. (3) The indicating a positive relationship and a contribution of 69.6% to cocoa farmers' income. (4) The positive relationship and a positive effect of 63.3% on cocoa farmers' income. (5) The negative relationship and a negative effect of 6.3% on cocoa farmers' income. Conclusion: (1) The sustainability strategy in the cocoa certification program supports an aggressive strategy, namely the Strength–Opportunities (S–O) strategy, with a score of 3.81, placing it in Quadrant I. (2) The sustainable cocoa certification program significantly affects cocoa farmers' income. This means that all independent variables (X) jointly explain 98.8% of the variation in the dependent variable (Y).
References
Adrian Darmawan Lubis1dan Sri Nuryanti, (2011). Analisis Dampak Acfta Dan Kebijakan Perdagangan Kakao Di Pasar Domestik Dan China. Pusat Pengkajian Kebijakan Kerjasama PerdaganganInternasional, Kementerian Perdagangan. Jakarta
Anwar, A., Galib, M., & Amran, F. D. (2022). Analisis status keberlanjutan kakao (Theobroma cacao L.) di Kabupaten Bantaeng. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 9(1).
Arikunto, S. (2010). Manajemen Penelitian, Penerbit PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Arsyad, L. (2015). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Asgaf, K., Hifizah, A., Astati, Ananda, S., Jamili, M. A., & Mukhlis. (2025). Application of Fermented Feed Technology to Improve Beef Cattle Business Efficiency and Student Agribusiness Learning. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(5), 604–610. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i5.11135
Atmoko, T. (2010). Stratgi Pengembangan Ekowisata Pada Habitat Bekatan Di Kuala Samboja Kalimatan Timur. Balai Penelitian Teknologi Perbenihan Samboja. Jurnal penelitian hutan dan konservasi alam. VII (4); 425-437.
Azzahra Soraya Bilhaq, (2018). Pengaruh Sertifikasi Kakao terhadap Penurunan Praktik Perbudakan Anak oleh Petani Kakao di Pantai Gading, Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Journal of International Relations, 4 (1) : 107-114
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sigi, (2023). Kecamatan Dalam Angka.
CoEx-2021 Guidelines (English version). Cocoa of Excellence Programme.
Direktorat Jenderal Perkebunan. (2022). Statistik Perkebunan Unggulan Indonesia 2020-2022 Kakao. Jakarta (ID): Kementrian Pertanian. Edufarmers Kementrian Foundation. 2023. https://www.edufarmers.org.
Dwi Ahrisa Putri1, Arman Amran, Nurmadina, Nurlaela, 2023. Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Integrasi Ternak (Studi Kasus Di Desa Tapango Barat Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar). Agribisnis, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia, 6 (1) : 85-94
Gittinger, J. P. (1986). Analisis Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. UI Press. Jakarta:
Guidelines for the Sensory Evaluation of Cocoa Beans as Chocolate. Cocoa of Excellence (2021) Edition. Alliance of Bioversity International & CIAT,
Idfal1, dkk. (2024). Analisis Pendapatan Petani Kakao di Desa Makmur Kecamatan Palolo Jurnal 2 (1) : 1-8
ICCO, (2021). Program Sertifikasi Kakao, International Cocoa Organization (ICCO). Quarterly Bulletin of Cocoa Statistics.
ICCO (2022). Cocoa Market Report.
Indah, N., Lamusa, A., & Alamsyar. (2022). Kontribusi usahatani kakao terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Sintuwu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian.
Indra, A. (2023). Efek program sertifikasi kakao terhadap perbaikan praktek pertanaman dan produktivitas petani. Skripsi. Universitas Hasanuddin
Karmawati, E., Mahmud, Z., Syakir, M., Munarso, S. J., Ardana, I. K., dan Rubiyo, (2010). Budidaya dan pasca panen kakao, pusat penelitian dan pengembangan perkebunan. Bogor.
Kementerian Pertanian RI (2023). Pengembangan Kakao Nasional.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson Education.
Makmun Syadullah, (2012). Dampak Kebijakan Bea Keluar Terhadap Ekspor dan Industri Pengolahan Kakao Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan 6 (1), 53-68.
Mappatunru, A., Fariaty, C. N., & Zainuddin, S. I. (2024). Hubungan kapitalis di tempat produksi yang tersembunyi: Studi kasus petani kakao sertifikasi di Desa Piriang Tapiko. Jurnal Sosiologi Andalas.
Mosher, A. T. (1987). Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Yasaguna, Jakarta
MuhammadIdfal1, Rita Yunus, Laendatu Paembonan, SantiYunus, dan Ika Rafika, (2024). Analisis Pendapatan Petani Kakao di Desa Makmur Kecamatan Palolo, Universitas Tadulako, 3 (3) : 1222-1232.
Mukhlis, M., Ismawati, I., Sillia, N., Fitrianti, S., Ukrita, I., Wisra, R. F., Raflis, H., Hendriani, R., Hanum, L., Ibrahim, H., Nofianti, S., Marta, A., & Sari, N. (2024). Characteristics of Production Factors and Production of Zero Tillage System Rice Farming. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(8), 6013–6019. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i8.8542
Mukhlis, Noer, M., Nofialdi, & Mahdi. (2019). Analysis of income and feasibility of rice-cattle integration system farming based on enterprises scale. Journal of Advanced Research in Dynamical and Control Systems, 11(7), 544–553. https://www.jardcs.org/abstract.php?id=2678
Nazaruddin, M. (2023). Pelatihan Budidaya Kakao Guna Peningkatan Kapasitas Petani Dan Peningkatan Produksi Kakao Di Aceh Utara‟, Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 2(1): 65.
Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2013). Strategic Management: Formulation, Implementation and Control. McGraw-Hill.
Prasmatiwi, F.E. (2023). Sekolah Lapang Pemanfaatankomposlimbah Buah Kakaodi Perkebunan Kakao Di Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus‟, Jurnal Pengabdian Masyarakat,: 2–5
Radot Manalu, (2018). Pengolahan biji kakao produksi perkebunan rakyat untuk meningkatkan pendapatan petani, Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu IPTEK (PAPPIPTEK)-LIPI 99-111
Rainforest Alliance (2021). Sustainable Agriculture Standard.
Ramadhana, I. H., Suardi, I. D. P. O., & Dewi, R. K. (2021). Peran yayasan Kalimajari dalam pendampingan sertifikasi kakao lestari di Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata.
Rangkuti, F. (2016). Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. Gramedia, Jakarta:
Soekartawi. (2002). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian. Raja Grafindo Persada, Jakarta:
Rompolemba, A., Meringgi, A. B., Melumpi, M. H., & Kolompo, S. A. (2025). Determinan partisipasi petani dalam skema sertifikasi kakao Rainforest Alliance di Kabupaten Poso. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia.
Siregar, T.H.S, S. Riyadi dan L. Nuraeni, (2010). Budidaya Cokelat. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sulfiana, Deoni, A.S.A.R. and Ibrahim, H. (2022). Pemberdayaan Petani Kakao Melalui Kegiatan Program READSI (Rural Empowerment And Agricultural Development Scaling-Up Initiative) (Studi Kasus di Desa Kalotok Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara)‟, Tarjih Agriculture System Journal, 02(1), 67–79.
Sugiyono, 2008. Metode Penelitian Bisnis. (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R dan B). Penerbit Alfabeta, Bandung.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&G (p. h. 8). Alfabeta.
St Sabahannur, Netty Syam dan Ervina, (2023). Mutu fisik dan kimia biji kakao (theobroma cacao l.) Pada beberapa jenis klon, Jurnal Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia, dan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Muslim Indonesia 7 (2) : 99-107.
Tjahjana, B., dan Sobari, I. (2014). Rehabilitasi Kakao Rakyat Dengan Sambung Samping. Sirinov 2 (1): 48-53
Uswatun Hasanah, Sulfiana, Suardi Bakri, A Majdah M Zain, Helda Ibrahim, dan Kisman Awaluddin Arsyad, (2025). Peningkatan Kapasitas Petani Kakao Melalui Program Bertani Untuk Negeri(Studi Kasus Petani Binaanyayasan Edu Farmers Internationa di Desa Kamarora, Sulawesi Tengah), Universitas Islam Makassar Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Jurnal AGRIFO10 (1): 42-54.
UTZ Certified (2020). Code of Conduct for Cocoa.
Windi Arihta Ginting, I.G. A.A. Ambarawati, Ida Ayu Listia Dewi, (2019). Peranan Program Sertifikat Utz Terhadap Peningkatan Produksi Dan Pendapatan Petani Kakao Di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 8 (2): 67-76
Yanto Trisman Gea, Sri Ariani Safitri, dan Syahbudin, (2023). Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Kakao (Theobroma Cacao L.) Rakyat (Studi Kasus Desa Hilihambawa Kecamatan Gunungsitoli Idanoi Kota Gunungsitoli). Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Medan, 24 (2) : 62-69.
Yuda, W. A., Guritno, A. D., & Suyantohadi, A. (2025). Menelisik masa depan kakao berkelanjutan: Menjembatani kesenjangan kesediaan membayar konsumen di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian.





.png)















Contact Person +6282139474255
Email : ijebir@citakonsultindo.or.id / editor.ijebir@gmail.com