The Influence of Regional Original Income and Capital Expenditure on Regional Government Financial Performance with Economic Growth as a Moderating Variable in Lampung Province

  • Lathifah Muchlisin Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Bisnis Universitas Mitra Indonesia Bandar Lampung
  • Meita Sekar Sari Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Bisnis Universitas Mitra Indonesia Bandar Lampung
  • Yulistina Yulistina Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Bisnis Universitas Mitra Indonesia Bandar Lampung
Keywords: Capital Expenditure, Financial Performance, Regional Government, Local Original Income, Economic Growth

Abstract

Regional financial management is crucial for strengthening the financial independence of local governments, while regional original revenue and capital expenditure in Lampung Province continue to fluctuate. This study aims to analyze the influence of regional original revenue and capital expenditure on local government financial performance and examine the role of economic growth as a moderating variable. The study used a quantitative approach with secondary data from 15 districts/cities in Lampung Province during 2021–2025, resulting in 75 observations using a saturated sampling technique. Data were collected using documentation and analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis using EViews 13. Regional original revenue was measured by the effectiveness ratio, capital expenditure by the capital expenditure ratio, financial performance by the regional financial independence ratio, and economic growth by the economic growth rate. The results showed that regional original revenue had a positive and significant effect, while capital expenditure had a negative and significant effect on financial performance. Simultaneously, both had a significant effect. Economic growth moderated the effect of regional original revenue, but not the effect of capital expenditure. In conclusion, strengthening the effectiveness of regional original revenue is a crucial aspect in enhancing regional financial independence.

References

Adri, M. J. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pada pemerintah Provinsi Riau. JALAK: Jurnal Akuntansi Lancang Kuning, 2(6), 527–538. https://journal.unilak.ac.id/index.php/Jalak/article/view/29035
Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Pradina Pustaka.
Ardelia, I. N., Wulandari, H. K., Ernitawati, Y., & Dumadi. (2022). Pengaruh pendapatan asli daerah, belanja modal, dana perimbangan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah (Studi empiris kabupaten dan kota se-Eks Karesidenan Pekalongan periode 2016–2020). Jurnal Aplikasi Akuntansi, 7(1), 60–81. https://doi.org/10.29303/jaa.v7i1.165
Bilqis, H. K., & Priyono, N. (2023). Pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah periode 2015–2020. Jurnal Ekonomina, 2(2), 612–621. https://doi.org/10.55681/economina.v2i2.340
Burhan, M., Kartini, & Said, D. (2022). Pengaruh kemandirian keuangan dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi. Al-Buhuts, 18(2), 296–310. https://doi.org/10.30603/ab.v18i2.2946
Digdowiseiso, K., Subiyanto, B., & Cahyanto, R. D. (2022). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana perimbangan, dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(6), 2572–2580. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i6.1150
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handayani, N. A., & Muzdalifah. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dan dana perimbangan terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan. JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 7(2), 421–434. https://doi.org/10.20527/jiep.v7i2.312
Hastuti, N. S., & Nasution, D. A. D. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah (Studi kasus pada Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara). Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis, 24(2), 157–170. https://doi.org/10.30596/21423
Insani, A., Rahayu, S., & Erwati, M. (2023). Determinan kinerja keuangan pemerintah daerah. Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 6(1), 109–125. https://doi.org/10.29303/akurasi.v6i1.343
Prasetiawati, W. F., & Winarsih. (2025). Peran pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi pada pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap kinerja keuangan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Revenue: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 6(1), 266–275. https://doi.org/10.46306/rev.v6i1.969
Septiari, N. K. R., Sulindawati, N. L. G. E., & Prayudi, M. A. (2026). Pengaruh pajak daerah, belanja modal, dan dana perimbangan terhadap kinerja keuangan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Bali. Vokasi: Jurnal Riset Akuntansi, 15(1), 42–55. https://doi.org/10.23887/vjra.v15i1.111217
Veronica, A., Ernawati, Rasdiana, Abas, M., Yusriani, Hadawiah, Hidayah, N., Sabtohadi, J., Marlina, H., Mulyani, W., & Zulkarnaini. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. PT. Global Eksekutif Teknologi.
Published
2026-10-09
How to Cite
Lathifah Muchlisin, Meita Sekar Sari, & Yulistina, Y. (2026). The Influence of Regional Original Income and Capital Expenditure on Regional Government Financial Performance with Economic Growth as a Moderating Variable in Lampung Province. International Journal of Economics, Business and Innovation Research, 5(06), 617-632. https://doi.org/10.63922/ijebir.v5i06.6752