Study of Contour and Slope of Mohupomba Island Region Using QGIS Application for Sustainable Agricultural Development
Abstract
Understanding the important characteristics of the topography of Mohupomba Island through contour and slope analysis using the QGIS application is the focus of this study. This study aims to identify variations in elevation and slope to support sustainable land use planning, particularly for agricultural development and disaster mitigation. The method used was qualitative descriptive with stages of collecting DEMNAS Geospatial Data from the Geospatial Information Agency (BIG) to obtain accurate elevation information, data processing using QGIS version 3.40, and visual analysis of contour and slope maps. The results showed that Mohupomba Island has an elevation range of 0–17 meters above sea level (masl), with a dense contour pattern in the eastern region indicating steep slopes, while the western part tends to be gentle. Most of the area is dominated by flat (0–8%) and gentle (8–15%) slopes, which are suitable for agricultural activities using soil conservation techniques. Meanwhile, areas with slopes >45% are classified as very steep and have a high potential for erosion and landslides, so they are not recommended for agricultural land development.
References
Feronika Womsiwor, F. F. K. Dan D. M. (2019). Kajian Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig) Dan Penginderaan Jauh Di Distrik Oransbari, Manokwari Selatan. 5(1), 56–78.
Fitrianingrum, A. M., & Sibu, N. (2025). Pemahaman Kontur Wilayah Kecamatan Loloda Utara Berbantuan Aplikasi Qgis. 6(1), 19–24.
Harianti, M., & Emalinda, O. (2021). Sifat Fisik Kimia Lahan Pertanian Monokultur Pada Talang. 18(2), 33–44.
Hikmat, M., Hati, D. P., Pratamaningsih, M. M., & Sukarman, S. (2023). Study On High Productivity Dryland In Nusa Tenggara For Agriculture Development (Kajian Lahan Kering Berproduktivitas Tinggi Di Nusa Tenggara Untuk Pengembangan Pertanian). Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(2), 119.
Kalay, D. E., Lopulissa, V. F., & Noya, Y. A. (2018). Analisis Kemiringan Lereng Pantai Dan Distribusi Sedimen Pantai Perairan Negeri Waai Kecamatan Salahutu Provinsi Maluku (Coastline Slope Analysis And Sediment Distribution Of Waai Village Waters, District Of Salahutu, Maluku Province). Triton, 14(1), 10–18. Https://Media.Neliti.Com/Media/Publications/286871-Analisis-Kemiringan-Lereng-Pantai-Dan-Di-Fb1e72db.Pdf
Kurdi, H. (2012). Penentuan Elevasi Dasar Lah An Pertanian Berdasarkan Pada Kisaran Pasang Surut Air Laut Pada Lokasi Unit Kecamatan Barambai. 13(1), 17–27.
Maulana, H., Hermita, N., Fatmawaty, A. A., & Firnia, D. (2024). Analisis Erodibilitas Tanah Untuk Budidaya Talas Beneng Berkelanjutan Berdasarkan Elevasi. 2748(105).
Mirmanto, E. (2009). Analisis Vegetasi Hutan Pamah Di Pulau Batanta, Raja Ampat, Papua. Jurnal Biologi Indonesia, 6(1), 79–96.
Paksi, N. R., & Wibowo, & A. (2024). Pengaruh Kelerengan Terhadap Perkembangan Lahan Terbangun Di Kabupaten Serang , Provinsi Banten. 8(2), 116–131.
Qur’ani, N. P. G., Harisuseno, D., & Fidari, J. S. (2022). Studi Pengaruh Kemiringan Lereng Terhadap Laju Infiltrasi. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1), 242–254. Https://Doi.Org/10.21776/Ub.Jtresda.2022.002.01.20
Rahmadanti Laura Laura Aziza, W. R. (2025). Analisis Karakteristik Lahan Pertanian Holtikultura Pada Kawasan Lereng Marapi Kabupaten Tanah Datar. 10(September).
Reza Septianugraha Dan Abraham Suriadikusumah. (2016). Pengaruh Penggunaan Lahan Dan Kemiringan Lereng Terhadap C-Organik Dan Permeabilitas Tanah Di Sub Das Cisangkuy Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. 18(2), 1–23.
Soegijaparanata, U. K., Semarang, K., Digital, K., City, S., Spasial, A., Perkotaan, P., & Bukti, K. B. (2023). Pemanfaatan Qgis Dalam Pengembangan Kota Digital Berbasis Analisis Spasial : Studi Kasus Surakarta Sebagai Smart City. 3(1), 21–26. Https://Doi.Org/10.24167/Joda.V3i1.12647
Womsiwor, F., Kesaulija, F. F., & Manuhua, D. (2019). Kajian Perubahan Penggunaan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig) Dan Penginderaan Jauh Di Distrik Oransbari, Manokwari Selatan. Jurnal Kehutanan Papuasia, 5(1), 56-78.




.png)











Contact Person +6282139474255
Email : ijeterjournal@gmail.com