Analysis of the Profitability and Feasibility of Patchouli Farming in a Polyculture System in Lembah Subur Village, Dangia Subdistrict, East Kolaka Regency

  • Silvan Kifli Universitas Halu Oleo
  • Ilma Sarimutaqiyma Rianse Universitas Halu Oleo
  • Yusna Indarsyih Universitas Halu Oleo
Keywords: Feasibility, Profitability, R/C Ratio, Polyculture Patchouli Farming

Abstract

This study aims to analyze the condition of patchouli farming, the level of profit obtained, and the feasibility of patchouli farming in Lembah Subur Village, Dangia Subdistrict, East Kolaka Regency. The research was conducted from August 2025 to January 2026 using a descriptive quantitative method. Data used in this study consisted of primary data obtained through direct interviews with patchouli farmers and secondary data collected from village records and relevant institutions. The number of respondents was 34 farmers selected from a population of 50 using the Slovin formula. The results show that patchouli farming in Lembah Subur Village is still managed using traditional cultivation techniques. The average production cost incurred by farmers was Rp1,522,000 per planting season, while the average total revenue reached Rp8,849,118. The average profit obtained by farmers was Rp7,327,118 per hectare per planting season. The feasibility analysis shows an R/C Ratio of 5.81, indicating that patchouli farming is economically feasible and profitable to develop

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2020). Pedoman teknis pengendalian organisme pengganggu tumbuhan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2021). Strategi pembangunan pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia: Ekspor-Impor Komoditas Minyak Atsiri. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Kecamatan Dangia dalam angka 2023. Kolaka Timur: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kolaka Timur.
Badan Pusat Statistik Kecamatan Dangia. (2023). Kecamatan Dangia dalam angka 2023. Kolaka Timur: Badan Pusat Statistik Kabupaten Kolaka Timur.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik pertanian Indonesia 2021. Jakarta: BPS.
BPS Provinsi Sulawesi Tenggara. (2021). Produksi perkebunan rakyat menurut jenis tanaman. Kendari: BPS Sultra.
Daud, M. (2021). Pengaruh sistem tanam campuran terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pada lahan dengan tingkat kesuburan rendah. Jurnal Agroteknologi, 15(2), 85–93.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. (2020). Pengenalan Sistem Polikultur pada Usahatani.
Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka Timur. (2025). Laporan perkembangan pertanian dan potensi sumber daya alam. Kolaka Timur: Dinas Pertanian.
Hartono, H., & Malik, A. (2023). Analisis biaya tenaga kerja dan penyulingan pada usahatani nilam rakyat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 89–99
Hartono, H., & Malik, A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi variasi produksi minyak nilam pada tingkat petani rakyat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 89–99.
Hartono, H., & Malik, A. (2023). Struktur biaya dan pendapatan usahatani nilam rakyat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(2), 89–99.
Lestari, S., & Fauzi, A. (2020). Pengaruh teknologi terhadap peningkatan produksi dan keuntungan usaha tani nilam di Sumatera Barat. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(3), 101–109.
Marewa, R. (2012). Manajemen biaya dan akuntansi pertanian. Jakarta: Penerbit Mitra Agro.
Prasetyo, A., Lestari, S., & Wijayanti, H. (2020). Pengaruh faktor-faktor produksi terhadap keuntungan usahatani nilam di Sulawesi Selatan. Jurnal Ekonomi Pertanian, 24(3), 205–214.
Purwadinata, S. (2020). Pengantar ilmu ekonomi produksi. Bandung: Alfabeta.
Putri, N., Rahman, A., & Suryani, D. (2022). Perbandingan biaya produksi dan risiko usaha pada sistem polikultur dan monokultur dalam usahatani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(2), 112–121.
Shinta, A. (2011). Ilmu usahatani. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Siahaan, D. (2020). Analisis akses pasar dan keberlanjutan usahatani nilam di Sumatera Utara. Jurnal Agribisnis Terpadu, 13(2), 101–110.
Soekartawi. (2003). Teori ekonomi produksi: Dengan pokok bahasan analisis fungsi cobb-douglas. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Soekartawi. (2011). Agribisnis: Teori dan praktik. Jakarta: RajaGrafindo Persada. Soekarwati. (1995). Prinsip dasar ekonomi pertanian. Jakarta: RajaGrafindo Persada
Taha, A., & Alam, S. (2016). Analisis keuntungan usahatani berdasarkan tingkat produksi dan efisiensi biaya. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(1), 45–54.
Published
2026-05-02
How to Cite
Kifli, S., Rianse, I. S., & Indarsyih, Y. (2026). Analysis of the Profitability and Feasibility of Patchouli Farming in a Polyculture System in Lembah Subur Village, Dangia Subdistrict, East Kolaka Regency. International Journal of Technology and Education Research, 4(02), 286-297. https://doi.org/10.63922/ijeter.v4i01.3076