Factors Motivating Farmers to Switch from Organic Rice Farming to Conventional Rice Farming in the Amohalo Area, Baruga Subdistrict, Kendari City
Abstract
The purpose of this study was to determine the motivations of farmers to switch from organic rice farming to conventional farming in the Amohalo area. The research location was selected purposively based on the phenomenon of farming system transition in the region. The study population consisted of 10 farmers who had previously practiced organic rice farming and had switched to conventional farming between 2023 and 2025. Data analysis employed a quantitative descriptive approach using a Likert scale, supplemented by qualitative descriptive analysis through interviews. The results indicate that farmers’ motivations for switching were influenced by economic factors, cultivation techniques, marketing, as well as institutional support and extension officer guidance. Cultivation techniques emerged as the most dominant factor with an average score of 4.38 in the “very high” category, followed by institutional factors and extension officer guidance at 4.26, marketing factors at 4.16, and economic factors at 3.72. The main factors driving farmers to switch are the difficulty of pest control, high labor requirements, unstable productivity, limited markets for organic rice, and a lack of government support and sustained extension services. The results of the study indicate that farmers’ motivation to switch from organic rice farming to conventional rice farming falls into the “high” to “very high” categories
References
Arta VR, Rosyani, Suandi. (2022). Analisis Keberlanjutan Usaha Tani Padi Sawah Organik dengan Menggunakan Metode SEM (Structural Equation Modeling) Di Desa Pasar Terusan Kecamatan Muara Bulian. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 32–43.
Ayu SF, Situmorang PSI, Nauly M, Arman I. (2026). Farmers’ risk behavior in organic and inorganic rice farming. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 31(2), 326–334. (Catatan: Di teks tertulis 2025, sesuaikan tahunnya)
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021–2024). Provinsi Sulawesi Tenggara dalam Angka 2023-2025. Badan Pusat Statistik Indonesia.
Dewi TCJ, Dwi AS, Suyudi. (2025). Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Petani terhadap Keberlanjutan Ekonomi Usahatani Padi Organik. Jurnal Agristan, 7(1), 35–57.
Fenia RW. (2023). Perbedaan Pertanian Konvesional dan Pertanian Organik. Diakses dari https://www.mertani.co.id/post/perbedaan-pertanian-konvensional-dan-pertanian-organik
Firdaus M, Siregar H, Kustiari R. (2017). Analisis Perilaku Petani dalam Memilih Sistem Usahatani. Jurnal Agro Ekonomi, 35(2), 135–150.
Firdaus MW, Syafrial, Nugroho TW. (2024). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Keputusan Adopsi Padi Organik dan Perbandingan Pendapatannya di Jawa Timur. Jurnal Pangan, 33(1), 7–16.
Fuadi N, Muhsidi AM. (2025). Adopsi Teknologi untuk Ketahanan Pangan Studi Literasi Digital Petani. Jurnal Perubahan Ekonomi, 9(12), 112–120.
Gunawan B, Syekti WD, Adawiyah R. (2024). Persepsi dan Konsumsi Rumah Tangga Beras Organik di Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Agribisnis, 12(4), 326–333.
Harianto. (2021). Dinas Pertanian Kendari Mendorong Petani Amohalo ke Sistem Organik. Diakses dari https://sultra.antaranews.com
Haryanto T, Nugroho A, Santoso B. (2022). Pengaruh Interaksi Sosial terhadap Adopsi Inovasi Pertanian di Tingkat Petani. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 17(2), 120–130.
Irfan, Nureani, Muhammad S. (2019). Analisis Komparasi Usahatani Padi Organik dan Usahatani Padi Konvensional. Jurnal Wiratani, 2(2), 92–105.
Kariyasa K, Dewi YA. (2017). Analisis Adopsi Teknologi Pertanian oleh Petani. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 15(2), 123–135.
Kurniawan R, Prasetyo E, Laksmi D. (2023). Risiko Produksi dan Pengaruhnya terhadap Keputusan Petani dalam Memilih Sistem Budidaya Padi. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 19(1), 45–56.
Kurniawan WA, Tinjung MP. (2018). Jenjang Partisipasi dan Determinasi Partisipasi Petani dalam Introduksi Budidaya Padi Organik Di Desa Pulutan Kota Salatiga. Jurnal Penyuluhan, 14(2), 199–208.
Kusumaningrum IAA, Rosnita, Syafrinal. (2024). Tingkat Ketahanan Pangan Petani Padi di Kabupaten Kuantan singing, Provinsi Riau. Jurnal Pangan, 33(2), 119–126.
Lestari D, Wahyuni S, Putri R. (2020). Efektivitas Pestisida Nabati dalam Pengendalian Hama pada Tanaman Padi Organik. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 24(2), 89–97.
Luthfia Y, Sadono D. (2024). Analisis Inovasi Sistem Pertanian Padi Organik. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(1), 45–56.
Maharani EZ, Fariyanti A, Tinaprilla N. (2024). Determinan Faktor dalam Penerapan Sistem Pertanian Organik. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 33–45.
Makmum L, Kameo D, Sunaryanto LT, Mubarokah WW. (2023). Dukungan Kelembangaan Pertanian Bagi Petani Milenial di Era Smart Farming. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 21(1), 1–10.
Marwanti S. (2018). Analisis Pemasaran Produk Pertanian dan Posisi Tawar Petani. Journal Sosial Ekonomi, 11(1), 1–10.
Maryotono B, Hidayat N, Putri DD, Subagyo Y, Sari LK. (2024). Kinerja dan Strategi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani dalam Program Pupuk Bersubsidi. Jurnal Impresi Indonesia, 4(9), 1023–1032.
Mulyani A, Kartika L, Rachman B. (2021). Analisis Efisiensi Tenaga Kerja pada Usahatani Padi Organik dan Konvensional. Jurnal Agribisnis, 15(1), 45–54.
Novia I, Ign M, Arum P. (2020). Faktor-Faktor yang berkorelasi dengan Motivasi Petani Apel Beralih dari Budidaya Anorganik ke Budidaya Ramah Lingkungan di Desa Bulukerto. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(1), 68–76.
Pranoto Y, Haryono D, Nugroho A. (2021). Rantai Pemasaran dan Pembentukan Harga Gabah di Tingkat Petani. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(1), 45–54.
Prasetyo A, Wulandari S, Rahman F. (2021). Peran Kelembagaan dalam Keberlanjutan Inovasi Pertanian di Tingkat Petani. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 101–112.
Prayoga R. (2024). Analisis Risiko Produksi Usahatani Padi Organik di Desa Lubuk Bayas Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Skripsi. Universitas Area Meda, Medan.
Puwarini TB, Sunarsih N. (2019). Pertanian Organik: Konsep, Kinerja Prospek, dan Kendala. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 16(2), 127–142. (Tertulis "Purwantini" di dalam naskah)
Raharja IGN, Arisena GMK. (2025). Pemasaran Padi Organik. Jurnal Nasional Manajemen dan Sumber Daya Manusia, 6(1), 29–44.
Rahayu PHS, Herawati. (2021). Keberlanjutan Penerapan Teknologi Padi sawah Ramah Lingkungan dalam Aspek Kapasitas Petani dan Sifat Inovasi di Sulawesi Tengah. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 228–236.
Rahmawati I, Siregar H, Fadli M. (2022). Ketersediaan Input Produksi dalam Mendukung Pengembangan Pertanian Organik. Jurnal Agriekonomika, 11(1), 21–30.
Rangga KK, Indah L, Anggun S. (2024). Dukungan Kelompok Tani terhadap Tingkat Perilaku Petani Padi Organik dalam Budidaya yang Ramah Lingkungan. Jurnal Penelitian Pertanian Terpadu, 21(2), 161–170.
Rifin A. (2017). Efisiensi Pemasaran Produk Pertanian di Indonesia. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 14(2), 143–151.
Rudiwan. (2014). Dasar-Dasar Statistik. Bandung: Alfabeta. (Penulis tertulis Riduwan pada naskah)
Rupa M. (2024). Kinerja Penyuluh Pertanian Faktor penentu Keberlanjutan Program Pertanian di Indonesia. Jurnal Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan Pertanian, 20(2), 85–96.
Saptana S, Purwantini TB, Friyatno S. (2019). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Petani dalam Memilih Sistem Usahatani. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 17(2), 89–102.
Setiawan A, Kusnadi N, Rahayu S. (2021). Kompleksitas Teknik Budidaya sebagai Faktor Penghambat Adopsi Pertanian Organik. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 210–218.
Soekartawi. (2006). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sunarto B, Dewi L, Pamujiati N, Hadiyanti R, Tafakresnanto D. (2024). Pendampingan dan edukasi petani padi dalam penerapan pertanian berkelanjutan organik. Jurnal Pendampingan Pertanian, 5(2), 101–115.
Suparman. (2023). Pemkot Kendari Kembangkan Padi Organik untuk Tingkatkan Produktivitas. Diakses dari https://sultra.antaranews.com
Suryani E, Fariyanti A, Tinaprilla. (2021). Analisis Efisiensi Pemasaran Beras di Tingkat Petani. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), 5(3), 701–712.
Susilowati SH. (2018). Dinamika dan Kendala Pengembangan Pertanian Organik di Indonesia. Forum Penelitian Agri Ekonomi, 36(1), 45–60.
Virianita R, Soedewo T, Amanah S, Fatchiya A. (2019). Persepsi Petani terhadap Dukungan Pemerintah dalam Penerapan Sistem Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Pertanian Indonesia, 24(2), 168–177.
Wahyu. (2022). Kembangkan Pertanian Organik, Produk Padi Kota Kendari Meningkatkan Dua Kali Lipat. Diakses dari https://www.kendariaktual.com
Widodo S, Festy L, La OA, dkk. (Tanpa Tahun). Buku Ajar Metode Penelitian. Pangkalpinang: CV Science Techno Direct. (Tertulis "Widodo et al., 2023" di dalam naskah, pastikan tahunnya ditambahkan pada daftar)
Yulianti R, Sari D, Kurniawan R. (2022). Kendala Pemasaran Produk Pertanian Organik di Daerah Pedesaan. Jurnal Agribisnis Terapan, 6(1), 23–35.
Zain M, Retnosary A, Yani D. (2024). Analisis Saluran Pemasaran Padi dan Peran Tengkulak dalam Distribusi Hasil Pertanian. Managemen Studies and Enterpreneurship Journal, 5(2), 785–794.




.png)











Contact Person +6282139474255
Email : ijeterjournal@gmail.com