GIS-Based Landslide Susceptibility Mapping Using Weighted Overlay Method in East Suwawa Timur District, Bone Bolango Regency
Abstract
Landslides are among the most frequent hydrometeorological disasters in Indonesia, particularly in hilly regions characterized by high rainfall intensity and unstable land conditions. East Suwawa District, Bone Bolango Regency, is characterized by mountainous terrain, intensive land-use activities, and recurring landslide events, making landslide susceptibility assessment essential for disaster mitigation and spatial planning. Previous studies have predominantly focused on landslide susceptibility mapping at broader regional scales, while detailed spatial analysis at the district level remains limited. Therefore, this study aims to map landslide susceptibility in East Suwawa District using a Geographic Information System (GIS)-based Weighted Overlay Method. The analysis incorporated five parameters, namely rainfall, slope, land use, soil type, and geological conditions. Spatial data were weighted according to their influence on landslide occurrence and subsequently integrated through overlay analysis to generate a landslide susceptibility map. The results reveal four susceptibility classes: low (0.13%), moderate (43.53%), high (55.75%), and very high (0.58%). High susceptibility areas dominate the district, particularly in the hilly regions of Tulabolo, Tulabolo Barat, and Tulabolo Timur villages. These findings provide important spatial information for disaster risk reduction, land-use planning, and sustainable regional development in landslide-prone areas.
References
Arsyad, U., Barkey, R., & Matandung, K. K. (2019). Karakteristik Tanah Longsor di Daerah Aliran Sungai Tangka. Jurnal Hutan Dan Masyaraka, 10(1), 203–214. https://doi.org/10.24259/jhm.v0i0.3978
BNPB. (2024). Data dan Informasi Kebencanaan Bulanan Teraktual. Badan Nasional Penanggulangan Bencana, 5(1), 1–20.
Bolango, P. K. B. (2023). Peraturan Bupati Bone Bolango Nomor 14 Tahun 2023 tentang Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Bone Bolango Tahun 2023–2027. In Pemerintah Kabupaten Bone Bolango (p. 202). Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.
Goma, E. I., Sunimbar, S., & Angin, I. S. (2022). Analisis Geologi Kejadian Longsor Di Desa Wolotolo Kecamatan Detusoku Kabupaten Ende. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(2), 10–24. https://doi.org/10.20527/jpg.v9i2.13471
Koven, W., & Hamdany, A. H. (2024). Analisis Numerik Pengaruh Beban Hujan dan Gempa pada Stabilitas Lereng Tanah Tak Jenuh. Jurnal Teknik Sipil, 31(2), 179–192. https://doi.org/10.5614/jts.2024.31.2.8
Madani, I., Ekstyarin, I., Maghfiroh, L., Krisnaayu, R., Lestari, D., Karina, H. A., Adityatama, C., Anjarini, D., & Ferdiansyah, R. (2023). Analisis spasial tingkat kerawanan tanah longsor di kecamatan wagir, kabupaten malang dengan sistem informasi geografis. Jurnal Geosaintek, 9(2), 80–87.
Noho, F. M. P. I., Maryati, S., & Kasim, M. (2025). Kajian Tingkat Kerentanan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi (GeoJPG), 4(2), 184–195. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.37905/geojpg.v4i2.32092
Paddiyatu, N., Juwito, R. S., & Fachruzzaki. (2025). Sistem Informasi Geografis. In PT. Penerbit Qriset Indonesia (Cetakan Ke).
Paimin, Pramono, I. B., Purwanto, & Indrawati, D. R. (2012). Buku Sistem Perencanaan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. In Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi (P3KR). Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi (P3KR).
Puslittanak. (2004). Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, Laporan Akhir Pengkajian Potensi Bencana Kekeringan, Banjir dan Longsor di Kawasan Satuan Wilayah Sungai Citarum-Ciliwung. In Berbasis Sistem Informasi Geografis.
Putranto, A., & Jani. (2024). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi Untuk Identifikasi Wilayah Berisiko Bencana Tsunami Di Kawasan Pesisir Pantai Sine, Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 12(2), 46–58. https://doi.org/10.35800/jplt.12.2.2024.57592
Putri, Z. D., Sutoyo, & Putra, H. (2023). Analisis Kerawanan Longsor dengan Aplikasi Sistem Informasi Geografis ( SIG ) di Kabupaten Padang Pariaman. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 13(02), 492–506.
Rif’ah, K. D., Jamil, A. M. M., Suwito, S., & Kurniawati, D. (2024). Pemetaan Tingkat Kerawanan Bencana Tanah Longsor Menggunakan Metode Weighted Overlay di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Journal of Geographical Sciences and Education, 02(4). https://doi.org/10.69606/geography.v2i4.137
Susetyo, J. A., Astutik, S., Kurnianto, F. A., Nurdin, E. A., & Pangastuti, E. I. (2023). Pemetaan Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor di Wilayah Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(4), 861–869. https://doi.org/10.14710/jil.21.4.861-869
Vidaletti, V. F. (2021). Dampak tutupan lahan, kemiringan, dan curah hujan terhadap infiltrasi air tanah. Research, Society and Developmen, 7, 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.33448/rsd-v10i17.24562
Yu, X., Zhang, K., Song, Y., Jiang, W., & Zhou, J. (2021). Study on landslide susceptibility mapping based on rock – soil characteristic factors. Scientific Reports, 11, 1–27. https://doi.org/10.1038/s41598-021-94936-5
Zulfa, V. A., Widyasamratri, H., & Kautsary, J. (2022). Mitigasi Bencana Berdasarkan Tingkat Risiko Bencana Tanah Longsor. Jurnal Kajian Ruang, 2(2), 154. https://doi.org/10.30659/jkr.v2i2.26532

















Contact Person +6282139474255
Email : ijevss@citakonsultindo.or.id / editor.ijevss@gmail.com