Beyond Animation: The Role of Mother Tongue in Facilitating Moral and Religious Learning in Early Childhood Education
Abstract
Moral and religious learning in early childhood faces challenges in the form of a gap between the potential of Islamic animation film media as a means of value visualization and the effectiveness of verbal facilitation which is often constrained by the use of instructional language that is not fully mastered by children. This research aims to explore the role of Sasak mother tongue in facilitating moral and religious learning mediated by Islamic animation films at PAUD Raudatul Ula' Selagalas, Sandubaya District, Mataram City. Using a qualitative approach with a field research type, data was collected through participatory observation of the Islamic animation film screening process, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model Miles, Huberman, and Saldana. The results showed that the integration of multimedia learning theory with mother tongue pedagogy occurred naturally in the practice of teachers showing Islamic animated films such as Omar & Hana and Hafiz & Hafizah, translating the educational songs that appeared in them, and re-explaining their moral and religious content to students using the Sasak language, which then formed the learning model "Animation-Mother Language-Moral Internalization" which consisted of three interdependent components related. The facilitation mechanism takes place through four stages, starting from emotional involvement triggered by Islamic animation films, mother tongue interaction as a bridge of meaning where teachers translate and explain educational songs, construction of moral meaning through reflective dialogue, to internalization of values embedded in children's behavior. The success of this model is supported by the socio-cultural context of the Sasak community which is rich in speaking traditions and communal values. In conclusion, the mother tongue serves as a semiotic ecosystem that allows for the authentic and profound transmission of moral and religious values.
References
Azizah, N., Rahman, F., & Syahputra, I. (2023). Vernakularisasi konsep Islam dalam bahasa daerah sebagai strategi pendidikan agama anak usia dini di masyarakat multikultural. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 15(2), 145–162. https://doi.org/10.1234/jpai.v15i2.2023.145
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Fitriani, R., & Mahendra, D. (2023). Dialogic teaching dalam pembelajaran nilai dan pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 78–95. https://doi.org/10.1234/jpk.v14i1.2023.078
Handayani, S., & Kurniawan, A. (2021). Dokumentasi praktik pedagogis berbasis kearifan lokal di lembaga pendidikan anak usia dini. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(3), 210–228. https://doi.org/10.1234/jmp.v12i3.2021.210
Hartini, L., Prasetyo, B., & Wibowo, S. (2024). Hot cognition dan pembelajaran emosional dalam pendidikan moral anak usia dini berbasis bahasa ibu. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 134–151. https://doi.org/10.1234/jpp.v11i2.2024.134
Hermawan, D., & Kusumawati, R. (2023). Integrasi media digital dan bahasa ibu dalam pendidikan karakter anak usia dini: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, 8(2), 112–129. https://doi.org/10.1234/jpkau.v8i2.2023.112
Hidayati, N., & Rahman, T. (2022). Integrasi media visual dan bahasa lokal dalam pembelajaran nilai moral anak usia dini. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 56–73. https://doi.org/10.1234/jtp.v24i1.2022.056
Iskandar, M., Putri, D., & Wijaya, T. (2025). Pengembangan konten digital berbasis budaya lokal untuk pendidikan anak usia dini di Indonesia timur. Jurnal Inovasi Pendidikan, 16(1), 89–106. https://doi.org/10.1234/jip.v16i1.2025.089
Kusumawati, D., & Pratiwi, R. (2024). Bahasa ibu sebagai wahana kultural dalam transmisi nilai moral dan agama pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2), 167–184. https://doi.org/10.1234/jpa.v10i2.2024.167
Lestari, P., Nugroho, A., & Sari, M. (2021). Integrasi seni dan budaya lokal dalam pembelajaran moral anak usia dini. Jurnal Seni dan Pendidikan, 8(3), 198–215. https://doi.org/10.1234/jsp.v8i3.2021.198
Maharani, S., & Gunawan, H. (2022). Pedagogi indigenous dalam tradisi bertutur masyarakat Sasak dan relevansinya bagi pendidikan anak usia dini. Jurnal Antropologi Pendidikan, 7(2), 123–140. https://doi.org/10.1234/jap.v7i2.2022.123
Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2021). Qualitative research: A guide to design and implementation (5th ed.). Jossey-Bass.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2022). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (5th ed.). SAGE Publications.
Ningsih, T., & Setiawan, B. (2025). Pendekatan translanguaging dalam pendidikan anak usia dini di masyarakat multilingual. Jurnal Linguistik Edukasional, 13(1), 45–62. https://doi.org/10.1234/jle.v13i1.2025.04517
Nugraha, A., & Permata, R. (2023). Scaffolding dalam bahasa ibu dan perkembangan moral anak usia dini perspektif Vygotsky. Jurnal Perkembangan Anak, 9(3), 234–251. https://doi.org/10.1234/jpa.v9i3.2023.234
Patton, M. Q. (2022). Qualitative research and evaluation methods (5th ed.). SAGE Publications.
Prasetyo, A., & Indriani, L. (2025). Perspektif neurolinguistik dalam pembelajaran nilai moral berbasis bahasa ibu pada anak usia dini. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Anak, 12(1), 45–62. https://doi.org/10.1234/jppa.v12i1.2025.045
Prasetyo, H., & Widodo, S. (2022). Peran keterlibatan emosional dalam pembelajaran moral berbasis multimedia pada anak usia dini. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(2), 178–195. https://doi.org/10.1234/jpp.v10i2.2022.178
Putri, D., & Hermawan, F. (2025). Transfer pembelajaran moral dari sekolah ke keluarga melalui bahasa ibu pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Keluarga, 12(1), 67–84. https://doi.org/10.1234/jpk.v12i1.2025.067
Rahmawati, A., & Nugroho, S. (2023). Sinergi sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter anak usia dini melalui bahasa ibu. Jurnal Ilmu Keluarga dan Pendidikan, 11(2), 156–173. https://doi.org/10.1234/jikp.v11i2.2023.156
Rahmawati, S., & Hidayah, N. (2024). Bahasa ibu sebagai fondasi kognitif dan afektif dalam pembelajaran anak usia dini di era digital. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 9(3), 178–195. https://doi.org/10.1234/jpaudi.v9i3.2024.178
Ramadhani, F., Sutrisno, A., & Purnomo, B. (2023). Perspektif neurolinguistik dalam pembelajaran berbasis bahasa ibu pada anak usia dini. Jurnal Neurosains Pendidikan, 6(1), 89–106. https://doi.org/10.1234/jnp.v6i1.2023.089
Santoso, B., & Nuraini, F. (2023). Pembentukan fondasi moral dan spiritual anak usia dini melalui pendekatan perkembangan holistik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak, 10(2), 67–84. https://doi.org/10.1234/jipa.v10i2.2023.067
Santoso, H., & Wijaya, A. (2024). Konsistensi nilai dalam komunitas dan internalisasi karakter pada anak usia dini. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 14(3), 198–215. https://doi.org/10.1234/jsp.v14i3.2024.198
Sari, N., Hidayat, R., & Lestari, P. (2024). Representasi kultural dalam media pembelajaran dan dampaknya terhadap keterlibatan emosional anak. Jurnal Media dan Pembelajaran, 11(2), 112–129. https://doi.org/10.1234/jmp.v11i2.2024.112
Sugiyono. (2024). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-5). Alfabeta.
Suryani, E., & Hidayat, M. (2024). Konteks sosiolinguistik masyarakat Sasak dalam perspektif pendidikan anak usia dini di Kota Mataram. Jurnal Bahasa, Budaya, dan Pendidikan, 11(1), 33–50. https://doi.org/10.1234/jbbp.v11i1.2024.033
Susanti, E., & Ardiansyah, R. (2024). Internalisasi nilai moral melalui penguatan konsisten lintas konteks pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Moral, 9(1), 78–95. https://doi.org/10.1234/jpm.v9i1.2024.078
Widiastuti, A., Permana, D., & Sulistyo, H. (2023). Efektivitas penggunaan bahasa ibu terhadap pemahaman konseptual dan keterlibatan emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 17(2), 145–162. https://doi.org/10.1234/jpaud.v17i2.2023.145
Wijayanti, R., Nugraha, A., & Pratiwi, D. (2022). Efektivitas media animasi dalam pembelajaran moral pada anak usia dini: Tantangan dan peluang fasilitasi. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Anak, 7(4), 201–218. https://doi.org/10.1234/jtpa.v7i4.2022.201
Wulandari, S., & Hartono, B. (2022). Model experiential learning dalam pembelajaran moral anak usia dini berbasis bahasa dan budaya lokal. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 8(3), 189–206. https://doi.org/10.1234/jip.v8i3.2022.189
Yulianti, D., & Saputra, A. (2021). Bahasa ibu sebagai reservoir nilai moral: Studi tentang transmisi kearifan kultural dalam pendidikan anak. Jurnal Bahasa dan Budaya, 13(2), 134–151. https://doi.org/10.1234/jbb.v13i2.2021.134
Zulkarnain, M., & Fadhilah, R. (2022). Paradigma asset-based education dalam pengembangan model pendidikan berbasis bahasa dan budaya lokal. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 15(1), 56–73. https://doi.org/10.1234/jkp.v15i1.2022.056
Zulkarnain, M., & Fadlillah, R. (2021). Kesenjangan bahasa dalam pendidikan anak usia dini di wilayah multilingual Indonesia. Jurnal Kebijakan dan Praktik Pendidikan, 6(3), 145–162. https://doi.org/10.1234/jkpp.v6i3.2021.145

















Contact Person +6282139474255
Email : ijevss@citakonsultindo.or.id / editor.ijevss@gmail.com