The Role of Islamic Religious Education Teachers in Cultivating Students' Tolerance: A Multisite Study at MA Nuriddahlani Banyuanyar and MA Walisongo Gending, Probolinggo
Abstract
Tolerance is an important component of education because it involves students’ ability to appreciate differences, respect others’ rights, and build harmonious relationships. This study aims to describe the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in developing students’ tolerance attitudes and its implications at MA Nuriddahlani Banyuanyar and MA Walisongo Gending Probolinggo. The study employed a qualitative approach using a multisite case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consisted of madrasah principals, PAI teachers, and students. Data were analyzed through data condensation, data display, conclusion drawing, and cross-site analysis. Data validity was examined through source, technique, and time triangulation. The findings reveal three main roles of PAI teachers: facilitator, motivator, and evaluator. As facilitators, teachers provide learning activities that encourage discussion, cooperation, expressing opinions, and appreciating differences. As motivators, teachers provide guidance, advice, encouragement, modeling, reinforcement, and appreciation of positive behavior. As evaluators, teachers observe, assess, provide feedback, and guide students’ attitudinal development. The implications are reflected in increased social concern, reduced intolerant attitudes, and the development of respect for differences. The findings indicate that tolerance formation cannot rely solely on material delivery, but requires modeling, dialogue, habituation, motivation, reinforcement, and continuous evaluation.
References
Bhoki, H., Are, T., & Ola, M. I. D. (2025). Membentuk karakter siswa melalui budaya positif sekolah. CV. Ruang Tentor.
Dewi, Z. R. (2025). Internalisasi nilai-nilai local wisdom melalui penerapan kebijakan" Rabu Anjawani" untuk penguatan karakter peserta didik (studi multi situs di SMPN 2 Kota Mojokerto dan SMPN 3 Kota Mojokerto). Universitas Negeri Malang.
Freire, P. (2018). Pedagogia da libertação em Paulo Freire. Editora Paz e Terra.
Hadijaya, Y., Nasrun, H., Siagian, I. S., & Zauabi, M. (2026). Sosialisasi Nilai-Nilai Multikultural kepada Siswa sebagai Upaya Mencegah Intoleransi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 520–538.
Haifa, N. M., Nabilla, I., Rahmatika, V., Hidayatullah, R., & Harmonedi, H. (2025). Identifikasi variabel penelitian, jenis sumber data dalam penelitian pendidikan. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan Dan Bahasa, 2(2), 256–270.
Halimah, H., Fahrida, R. S. A., Kludia, A., & Ajahari, A. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa. Al-Mau’izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 50–57.
Hartini, A., Nada, S., & Djabar, S. N. (2024). Analisis Impelentasi Pendidikan Karakter (Nilai Tolerasi, Peduli Sosial, Relegius Dan Kebersamaan) Di Mayarakat Desa Ransi Dakan. JURNAL PEKAN: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 38–46.
Haryanto, T., & Zuhri, S. (2025). Pendidikan multikultural di Indonesia sebagai upaya meningkatkan toleransi dan pemahaman antar budaya. SYAIKHONA: Jurnal Magister Pendidikan Agama Islam, 3(1), 32–47.
Lestari, D., & Tirtoni, F. (2025). Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Karakter Toleransi Pada Sekolah Inklusi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 827–835.
Lickona, T. (2019). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar & baik. Nusamedia.
Mairizal, T., & Iqbal, M. (2026). Moderasi Beragama dalam Perspektif Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Pendidikan Multikultural di Indonesia. Arini: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 3(1), 173–190.
Muadzin, A. M. A. (2021). Konsepsi peran guru sebagai fasilitator dan motivator dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 171–186.
Mukmin, M., & Nuraini, N. (2024). Integrasi penilaian tes dan non-tes dalam Pendidikan Agama Islam: Menuju evaluasi holistik untuk pembelajaran berkelanjutan. Journal of Instructional and Development Researches, 4(5), 370–379.
Musyarofah, A., Lestari, S., Mashuri, I., & Ridwan, M. A. (2025). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dalam Membentuk Karakter Siswa Di SMP Al-Qodiriyah Srono Banyuwangi Tahun Ajaran 2025/2026. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 432–439.
Nadhiroh, U., & Ahmadi, A. (2024). Pendidikan inklusif: membangun lingkungan pembelajaran yang mendukung kesetaraan dan kearifan budaya. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 8(1), 11–22.
Nazmi, F. A. (2024). Peran Guru Sebagai Fasilitator pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Penerapan Karakter Religius di SMA Negeri 14 Bandar Lampung. UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.
Rahmawati, H., Iskandar, S., Rosmana, P., Nabilah, A. P., Rahmawati, A., Herlina, P., & Agustiani, N. (2023). Peran Guru Penggerak Terhadap Penerapan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 4039–4050.
Ramdhan, T. W., & Arifin, Z. (2025). Pendidikan agama multikultural: Membangun toleransi dan harmoni dalam keberagaman. Press STAI Darul Hikmah Bangkalan, 1(1), 1–216.
Susanti, Y. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Pai Berbasis Multikultural Untuk Meningkatkan Toleransi Dan Kerukunan Antarumat Beragama. Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies, 3(1), 1–16.
Sutarti, T. (2025). Kepedulian Sosial Dalam Perspektif Social Pedagogy. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 30(2), 94–102.
Wibowo, D. R. (2024). Integrasi nilai-nilai multikulturalisme dalam pembelajaran IPS untuk membangun sikap toleran pada siswa MI/SD. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(02), 112–125.
Wiyogo, A. P., Chaniago, A. S., Handayani, A., Nugroho, D. T., & Prianti, H. (2025). Evaluasi Pembelajaran Sebagai Sarana Refleksi dan Peserta Didik. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1391–1397.
Wulandari, N. (2024). Peran Guru sebagai Manajer Kelas dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Inklusif dan Partisipatif. An-Nafah: Jurnal Pendidikan Dan Keislaman, 4(2), 106–116.
Yasin, M., Garancang, S., & Hamzah, A. A. (2024). Metode dan instrumen pengumpulan data (kualitatif dan kuantitatif). Journal of International Multidisciplinary Research, 2(3), 31–45.
Yusuf, M. F. F. (2026). Internalisasi nilai-nilai toleransi dalam pembentukan karakter peserta didik di SMAN 1 Papar. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYEKH WASIL KEDIRI.

















Contact Person +6282139474255
Email : ijevss@citakonsultindo.or.id / editor.ijevss@gmail.com